Aqidah dan Iman · Rukun Iman

(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.

«(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.» — a lesson in «Rukun Iman» under «Aqidah dan Iman» in the Muslim Guide.

Islamic Creed and Pillars of Faith
Belief in Allah, His angels, scriptures, messengers, the Last Day, and divine decree.

Topic overview

«(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.» explains what a Muslim needs to know in this chapter according to trusted scholarly works, following the methodology of Ahl al-Sunnah.

Rulings and details

  • «(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.» is the focus of this lesson; read it in the order of «Rukun Iman».
  • Six pillars of faith: Allah, angels, books, messengers, Last Day, and divine decree.
  • For personal cases, ask people of knowledge after understanding the principles.

Quranic evidence

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ

سورة الحجرات: 15

Steps to apply

  1. Read subheadings and note what applies to your situation.
  2. Review the references listed.
  3. Follow related lessons in index order.

Common mistakes

  • Mixing topics without following the intended order.
  • Relying on the internet without a trusted reference.
  • Applying a general fatwa to a specific case.

Summary

«(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.» is part of «Rukun Iman»; continue with review, practice, and ask about what applies to you.

Frequently asked questions

Why is «(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.» important?
It helps worship and knowledge be done correctly.
Is this enough for a fatwa?
No — for personal cases consult scholars.
How should I practice?
Follow the category index order then references.

References

  • Al-Aqidah al-Wasitiyyah
  • Sharh al-Aqidah al-Tahawiyyah

Last reviewed: 2026-11-02

Konten fiqh sedang ditinjau langkah demi langkah oleh ulama yang kompeten. Untuk kasus pribadi, mintalah fatwa kepada ahli ilmu.

(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu 'taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah. | Al-Qur'an